Sabtu, 03 Januari 2015

Komunikasi dalam organisasi

Proses komunikasi

Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikanpesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proses komunikasi ini bertujuan untuk menciptakan komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada umumnya). Proses komunikasi, banyak melalui perkembangan. Proses komunikasi dapat terjadi apabila ada interaksi antarmanusia dan ada penyampaian pesan untuk mewujudkan motif komunikasi.
Jadi, proses komunikasi adalah penyampaian maksud dari seseorang kepada orang lainnya agar orang tersebut dapat memahami apa yang ia maksud dan apa yang ia sampaikan dapat dimengerti dengan baik dengan tujuan agar tujuan yang ia maksud dapat tercapai.

Komunikasi dalam organisasi

Komunikasi organisasi pada umumnya membahas tentang struktur dan fungsi organisasi, hubungan antarmanusia, komunikasi dan proses pengorganisasian serta budaya organisasi .Komunikasi organisasi diberi batasan sebagai arus pesan dalam suatu jaringan yang sifat hubungannya saling bergantung satu sama lain meliputi arus komunikasi vertikal dan horisontal.
Komunikasi dalam organisasi biasanya terjadi saat antar karyawan memberikan berbagai tugas kepada karyawan lainnya dalam proses pencapaian tujuan organisasi. Sebagai contoh seorang manager memberikan tugas kepada karyawannya untuk menyelesaikan tugas A, maka ia harus berkomunikasi dengan baik kepada karyawan yang ia tuju agar si karyawan mampu menerima maksudnya dengan baik dan benar dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar pula.


Hambatan dalam komunikasi

1.      Hambatan dari Proses Komunikasi :

-          Hambatan dari pengirim pesan, misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi dirinya atau pengirim pesan, hal ini dipengaruhi oleh perasaan atau situasi emosional.
Setiap orang memiliki cara penyampaian yang berbeda. Apabila bahasa atau kalimat yang ia tuangkan belum jelas atau bahkan hanya ia sendiri yang mampu memahaminya, maka akan menghambat jalannya komunikasi antar karyawan dalam sebuah organisasi yang mampu menimbulkan miss communication dan mengakibatkan salahnya pencapaian tujuan perusahaan.

 -          Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
Miss communucation juga dapat disebabkan akibat kesalahan teknis. Si penyampai pesan sudah dengan jelas menyampaikan pesannya, tetapi media kurang mendukung pun dapat menyebabkan miss communication.

-          Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat menerima /mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi lebih lanjut.
Sikap tergesa gesa dalam menganalisa pesan dapat menyebabkan salahnya maksud dari pesan tersebut. karena apa yang dimaksud tidaklah sesuai dengan harapan. Karena penerima pesan tidak mengolah pesan lebih lanjut. Ia hanya memakan mentah mentah pesan tersebut tanpa berpikir apa maksud sebenarnya dari pesan tersebut.

2. Hambatan Fisik

Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain – lain, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya.

3. Hambatan Semantik.

Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadang-kadang mempunyai arti mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima.
Kesulitan kata kata dalam menyampaikan pesan dapat berakibat miss communication karena kata kata yang digunakan tidaklah tepat sehingga sang penerima pesan tidak mendapatkan apa yang dimaksud sebenarnya disini. Ia justru malah menerima maksud yang berbeda karena ketidak jelasan kata kata dalam penyampaiannya.

4. Hambatan Psikologis

Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai – nilai serta harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan.
Maksud “tertentu” antar orang dalam organisasi dalam mencapai tujuan pribadinya juga dapat menyebabkan hambatan komunikasi. Karena antar penerima dan pengirim pesan memiliki maksud dan tujuannya masing masing yang menguntungkan dirinya sendiri sehingga pesan yang diolah tidaklah tepat dan mengakibatkan miss communication dan miss operation.


*NOTE: kalimat yang dicetak miring adalah pendapat pribadi saya*



Tidak ada komentar:

Posting Komentar