Selasa, 06 Januari 2015

Budaya organisasi

Budaya organisasi

Pengertian budaya organisasi

Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya. Budaya organisasi berkaitan dengan bagaimana karyawan memahami karakteristik budaya suatu organisasi, dan tidak terkait dengan apakah karyawan menyukai karakteristik itu atau tidak.

Budaya organisasi bisa dikatakan sebagai salah satu kebiasaan organisasi dalam menentukan suatu aturan yang abstrak. Anggota organisasi akan berbaur dalam budaya tersebut secara langsung dan tidak langsung, suka dan tidak suka. Karena keadaan tesebut sudah ada sejak dahulu dan sudah menjadi kebiasaan rutin yang dilakukan oleh organisasi tersebut. Budaya organisasi ini bisa terjadi akibat anggota organisasi yang sudah biasa melakukan hal-hal tertentu, dan kemudian diulang terus menerus sehingga menjadi aturan abstrak yang orang lain akan melakukan budaya tersebut atas kesadaran diri sendiri.

Fungsi budaya organisasi

Budaya organisasi memiliki fungsi yang sangat penting. Fungsi budaya organisasi adalah sebagai tapal batas tingkah laku individu yang ada didalamnya.

Menurut Robbins (1996 : 294), fungsi budaya organisasi sebagai berikut :
1.Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain.
2.Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.
3.Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang.
4.Budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.
5.Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan.

Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja

Adanya keterkaitan hubungan antara budaya korporat dengan kinerja organisasi
yang dapat dijelaskan dalam model diagnosis budaya organisasi Tiernay bahwa
semakin baik kualitas faktor-faktor yang terdapat dalam budaya organisasi makin baik
kinerja organisasi tersebut (Moelyono Djokosantoso, 2003 : 42).
Karyawan yang sudah memahami keseluruhan nilai-nilai organisasi akan
menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai suatu kepribadian organisasi. Nilai dan
keyakinan tersebut akan diwujudkan menjadi perilaku keseharian mereka dalam
bekerja, sehingga akan menjadi kinerja individual. Didukung dengan sumber daya manusia yang ada, sistem dan teknologi, strategi perusahaan dan logistik, masingmasing
kinerja individu yang baik akan menimbulkan kinerja organisasi yang baik
pula.


Budaya organisasi ada yang bersifat kekeluargaan ataupun formal. Pada sifat kekeluargaan ini para anggota organisasi akan secara sukarela melakukan budaya tersbut tanpa harus diperintah. Karena budaya tersebut memberikan kenyamanan dan kesenangan terhadap anggota lainnya. Hal inilah yang berpengaruh terhadap kinerja para anggota organisasi karena memberikan efek positif yaitu mendorong rasa nyaman dan senang dalam bekerja dalam organisasi tersebut. semakin nyaman orang terhadap budaya oranisasi tersebut, maka akan semakin baik kualitas pekerjaan yang ia kerjakan.

*NOTE: kalimat yang bergaris miring merupakan pendapat pribadi saya*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar